Mengapa Tanggal Imlek Selalu Berubah Setiap Tahun?

by -40 Views

Tahun Baru China atau Imlek jatuh pada hari ini, Selasa 17 Februari 2026. Di balik perayaan Imlek setiap tahunnya ternyata ada banyak sejarah menarik di baliknya terutama saat penentuan tanggal Imlek.

Melansir laman RD.com, perayaan Tahun Baru Imlek didasarkan pada kalender lunar Tiongkok yang sudah digunakan sejak abad ke-14 sebelum Masehi, pada masa Dinasti Shang. Berbeda dengan kalender Barat, kalender ini akan disesuaikan ulang setiap kali terjadi pergantian kaisar. Lantaran perhitungannya mengikuti pergerakan bulan dan titik balik matahari, tanggal Tahun Baru Imlek pun berubah setiap tahun.

Secara umum, Tahun Baru Imlek dimulai saat muncul bulan baru, yang biasanya terjadi antara akhir Januari hingga akhir Februari. Perayaannya berlangsung sampai Festival Lentera, yaitu ketika bulan purnama muncul. Total durasinya sekitar 15 hari, sehingga masyarakat memiliki cukup waktu untuk merayakannya.

Salah satu tradisi khas dalam perayaan ini adalah pembagian amplop merah berisi uang. Asal-usul kebiasaan ini memiliki beberapa versi cerita. Menurut University of California, Irvine, salah satu legenda populer berasal dari masa Dinasti Sung, di mana ada seorang anak yatim piatu yang berhasil mengalahkan iblis besar yang meneror Desa Chain-Chieu.

Amplop merah hingga kini tetap menjadi bagian penting dalam perayaan Tahun Baru Imlek. Selain angpao, petasan juga identik dengan perayaan Imlek. Dikisahkan dalam legenda bahwa menyalakan petasan saat Imlek dapat mengusir roh jahat.

Perayaan Tahun Baru Imlek juga sangat erat kaitannya dengan makanan khas. Dua yang paling terkenal adalah pangsit dan nian gao (kue keranjang). Tradisi menyantap pangsit berasal dari wilayah Cina utara, karena bentuknya yang menyerupai uang logam Tiongkok kuno. Sedangkan nian gao merupakan kue khas Tahun Baru Imlek yang melambangkan harapan akan peningkatan nasib dari tahun ke tahun.

Source link