Mengenal Stablecoin: Pengertian & Potensi Penggunaannya

by -49 Views

Stablecoin, menurut Jack, tidak dimaksudkan sebagai investasi. Nilainya stabil, sehingga tidak memberikan keuntungan melalui capital gain, dan fokusnya lebih pada transaksi daripada pertumbuhan kekayaan. Meskipun begitu, pengaruhnya terhadap dunia investasi sangat signifikan. Pertama, stablecoin dapat menurunkan minat terhadap mata uang kripto lainnya. Banyak pengguna yang awalnya tertarik pada aset seperti Bitcoin untuk transaksi kini beralih ke stablecoin karena minim volatilitas dan regulasi yang lebih ketat. Pada tahun 2024, volume transfer stablecoin diperkirakan akan melebihi USD 28 triliun, melampaui Visa dan Mastercard, menunjukkan bahwa penggunaan stablecoin semakin populer dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, penerbit stablecoin diharuskan untuk menyimpan cadangan dalam aset berkualitas tinggi seperti obligasi pemerintah jangka pendek, yang dapat meningkatkan permintaan untuk utang pemerintah AS. Pasar stablecoin saat ini sudah mencapai hampir 5% dari pasar obligasi pemerintah jangka pendek, dan pangsa ini bisa terus meningkat, terutama dengan adopsi dari negara-negara lain yang semakin berkembang. Hal ini berpotensi mendukung permintaan obligasi pemerintah dan membantu menstabilkan imbal hasil saat penerbitannya masih tinggi. Jack menyatakan bahwa meskipun tidak akan menjadi tren trading besar berikutnya, stablecoin memiliki potensi untuk mengubah infrastruktur di balik sistem keuangan global. Sebagai penutup, pembaca diingatkan bahwa setiap keputusan investasi berada di tangan masing-masing individu. Sebelum membeli atau menjual mata uang kripto, penting untuk melakukan riset dan analisis yang matang. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Source link