Analisis Dampak Risalah The Fed: Harga Bitcoin Anjlok

by -54 Views

Risalah rapat terbaru The Fed membahas kemungkinan penyesuaian suku bunga ke arah atas, menimbulkan wacana tentang potensi kenaikan suku bunga di masa depan. Risalah tersebut mencatat bahwa menuju target inflasi 2% mungkin akan lebih lambat dari perkiraan yang ada. Sikap hawkish ini dapat menimbulkan ketegangan dengan kepemimpinan baru The Fed, mengingat masa jabatan Ketua Jerome Powell akan berakhir pada Mei mendatang. Presiden AS Donald Trump telah mencalonkan Kevin Warsh sebagai penggantinya, meskipun Trump sebelumnya mendesak penurunan suku bunga. Meski informasi terbaru dari Gedung Putih menyatakan inflasi dalam kondisi stabil, indeks Personal Consumption Expenditures (PCE) yang menjadi indikator favorit The Fed diperkirakan akan kembali meningkat dalam beberapa bulan ke depan. Hal ini kemungkinan akan menghambat rencana pemangkasan suku bunga. Diperkirakan bahwa pemotongan suku bunga selanjutnya baru akan terjadi paling cepat pada bulan Juni, dengan kemungkinan lanjutan pada bulan September atau Oktober.

Source link