Indosat Ooredoo Hutchinson (IOH) memastikan kesiapan jaringan telekomunikasi di 77 jalur mudik Lebaran yang berpotensi mengalami lonjakan trafik. Senior Vice President Head of Network Operation Indosat Raden Tofan memprediksi terjadi lonjakan trafik telekomunikasi sekitar 18 persen, dengan puncak trafik diperkirakan terjadi pada H+1 atau H+2 Lebaran. Tofan juga memprediksi sebanyak 14 juta pelanggannya akan melaksanakan perjalanan mudik Lebaran tahun ini. Untuk memastikan keandalan jaringan di jalur mudik, terdiri dari 36 jalur tol, 31 jalur non-tol, dan 10 jalur kereta api, Indosat telah menyiapkan rute sepanjang 8.100 kilometer yang tersebar di 13 kota. Jangkauan jaringan Indosat di jalur mudik Lebaran mencakup kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Aceh, Medan, Palembang, Pontianak, Samarinda, Banjarmasin, Makassar, dan Manado.
Selain di jalur mudik Lebaran, Indosat juga memastikan kesiapan jaringan di 797 titik strategis seperti terminal, stasiun, bandara, tempat wisata, hingga destinasi tujuan mudik. Untuk mendukung keandalan jaringan selama periode mudik Lebaran, Indosat menyiapkan 2.500 teknisi yang siap beroperasi selama 24 jam setiap hari. Kolaborasi dengan pemerintah juga dilakukan dengan pendirian 16 posko bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi). Indosat juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan akurasi pemantauan jaringan dan respons di lapangan, serta mendukung kinerja teknisi dengan sistem asisten digital berbasis AI.
Indosat juga melaporkan kondisi jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara telah pulih sepenuhnya. Tofan menegaskan bahwa jaringan di tiga provinsi tersebut sudah pulih 100 persen sejak awal Januari, sehingga masyarakat tetap terkoneksi selama periode Lebaran mendatang.





