Dana investasi berbasis di Abu Dhabi telah meningkatkan eksposur bitcoin (BTC) menjadi lebih dari USD 1 miliar atau setara dengan Rp 16,83 triliun. Peningkatan kepemilikan bitcoin ini terungkap dalam pengajuan baru ke Securities and Exchange Commision (SEC). Terdapat perusahaan Mubadala seperti Mudabala Investments dan AI Warda Investments yang terhubung dengan Abu Dhabi Investments Council, yang telah memiliki hampir 21 juta saham IBIT, ETF Bitcoin spot BlackRock yang memberikan eksposur langsung ke aset kripto teratas.
Mubadala memiliki sekitar USD 630 juta atau Rp 10,60 triliun di IBIT dan Al Warda mempertahankan kepemilikan sebesar USD 408 juta atau Rp 6,86 triliun. Pada laporan sebelumnya, Mubadala memiliki sekitar 8,7 juta saham IBIT tetapi kini telah meningkat menjadi sekitar 12,7 juta saham IBIT. Sementara Al Warda telah meningkatkan kepemilikan saham IBIT dari 7,96 juta saham menjadi lebih dari 8,2 juta saham.
Meskipun eksposur kolektif mereka telah melebihi USD 1 miliar, saham IBIT telah mengalami penurunan 22,5% sejak awal tahun. Hal ini disebabkan oleh koreksi bitcoin yang sedang terjadi. Kedua pihak saat ini memiliki eksposur gabungan sebesar USD 803 juta terhadap IBIT berdasarkan harga terbaru sebesar USD 38,44.





