Dalam analisisnya, Scaramucci menyoroti pergerakan Bitcoin sebagai salah satu indikator penting dalam pasar. Ia menilai bahwa jika penurunan nilai saat ini dikarenakan kekhawatiran terhadap melemahnya mata uang, maka seharusnya Bitcoin mengalami lonjakan tajam. Namun, kenyataannya tidak demikian. Scaramucci mengamati bahwa investor muda cenderung memilih kripto sebagai investasi, sementara investor institusional yang lebih senior lebih memilih emas dan perak.
Dalam pandangannya, ia menyatakan bahwa saat ini pasar sedang mengalami bear market, namun pertanyaannya bukanlah apakah tetapi berapa lama. Scaramucci membagikan pengalamannya melewati sembilan fase bear market selama kariernya dan menyadari bahwa sentimen pasar sering kali terlalu berlebihan dibanding kondisi fundamentalnya. Menurutnya, ketika pesimisme mendominasi, itu bisa menjadi kesempatan bagi investor yang belum terpapar dengan aset kripto.
Selain itu, Scaramucci juga mengungkapkan bahwa sebelumnya ia menetapkan target harga Bitcoin mencapai USD 150.000 pada akhir tahun lalu, namun target tersebut tidak tercapai karena tekanan jual yang signifikan dari para pemilik Bitcoin dalam jumlah besar. Dari analisis tersebut, Scaramucci memberikan perspektif yang berbeda terhadap pasar dan menyarankan untuk tidak terburu-buru dalam membuat keputusan investasi.





