Ketakutan Anjloknya Indeks Kripto: Bitcoin dan Julukan Emas Digital

by -44 Views

Tekanan harga dan arus dana investor institusi terus menjadi sorotan utama dalam pasar kripto saat ini. Arus keluar dana dari produk exchange-traded fund (ETF) Bitcoin masih berlanjut, menunjukkan ketidakpastian yang terus menghantui pasar. Charles Edwards, pendiri Capriole.com, bahkan menyebut pekan lalu sebagai periode penjualan institusional paling agresif sepanjang sejarah. Ia mencatat bahwa penjualan Bitcoin dari institusi mencapai level tertinggi dalam sejarah.

Sementara itu, trader besar di platform Hyperliquid dengan akun @Garrettbullish juga mengungkapkan peringatan keras mengenai kondisi pasar saat ini. “Ini akan menjadi musim dingin yang panjang untuk semua orang. Bukan hanya kripto,” tulisnya, menekankan ketidakpastian yang dirasakan oleh para pelaku pasar.

Dari sisi teknikal, indikator juga memberikan sinyal pelemahan. Indeks kekuatan relatif (RSI) mingguan Bitcoin kini berada di level terendahnya sepanjang sejarah. Peneliti utama Galaxy Digital, Alex Thorn, menyebut kondisi ini sebagai tanda pasar yang sangat jenuh jual. Menurutnya, Bitcoin mendekati wilayah oversold terendah sepanjang masa, dan RSI mingguan saat ini hanya lebih rendah pada dua periode krisis besar, yakni akhir 2018 dan pertengahan 2022.

Periode-periode tersebut mengingatkan kita akan penurunan tajam Bitcoin akibat runtuhnya sejumlah perusahaan kripto besar. Sentimen pasar yang belum membaik dan tekanan yang terus bertambah membuat para pelaku pasar harus tetap waspada dan cermat dalam mengambil keputusan investasi di tengah kondisi pasar yang tidak pasti.

Source link