Pergerakan harga pasar kripto kembali mengalami volatilitas tinggi akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Harga Bitcoin yang sebelumnya turun tajam ke USD 63.000, kini melonjak ke level USD 67.000. Konflik antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran telah memicu ketegangan di kawasan tersebut, dengan serangan balasan Iran kepada beberapa negara di sekitarnya. Pasar kripto, yang tetap beroperasi selama akhir pekan, mengalami fluktuasi harga yang sangat cepat dalam hitungan menit. Meskipun awalnya harga Bitcoin turun, namun beberapa jam kemudian mulai pulih dan mengalami kenaikan.
Lonjakan harga Bitcoin semakin meningkat setelah laporan belum terkonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran telah tewas. Kabar tersebut langsung memicu reaksi di pasar kripto dan Bitcoin kembali meroket ke atas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump juga turut menanggapi situasi tersebut dengan mengancam tindakan militer lanjutan kepada Iran jika tidak menghentikan program nuklirnya. Sensitivitas pasar kripto terhadap geopolitik global sangat terlihat dalam pergerakan harga yang sangat cepat.
Pelaku pasar kripto terus memantau perkembangan terbaru di Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi harga aset digital di masa mendatang. Pergerakan harga yang ekstrem ini menjadi peringatan bahwa pasar kripto dapat terpengaruh secara langsung oleh situasi politik dan konflik di berbagai belahan dunia.





