Stablecoin: Nafas Sistem Keuangan Iran di Tengah Serangan AS-Israel

by -33 Views

Serangan udara pada tanggal 28 Februari telah memberikan dampak besar pada infrastruktur digital Iran. Menurut analisis TRM Labs, konektivitas internet di Iran sempat turun drastis hingga sekitar 99% setelah serangan yang melibatkan AS dan Israel tersebut. Hal ini menyebabkan volume transaksi kripto langsung merosot sekitar 80% dalam waktu singkat.

Bursa kripto di Iran pun mengambil langkah-langkah untuk bertahan. Beberapa di antaranya menghentikan penarikan dana sepenuhnya, sementara yang lain memutus transaksi dalam bentuk kripto maupun rial, mata uang Iran. Beberapa platform bahkan mengubah sistem transaksi menjadi batch processing dua kali sehari untuk menjaga stabilitas sistem.

Namun, langkah yang paling signifikan datang dari Bank Sentral Iran. Mereka memerintahkan bursa kripto untuk sementara menghentikan perdagangan pasangan USDT–toman. Pasangan perdagangan ini umum digunakan sebagai jembatan antara kripto dan mata uang fiat di Iran, dan keputusan tersebut diambil dalam upaya memperlambat penurunan nilai mata uang nasional.

Meskipun ekosistem kripto Iran mengalami tekanan, namun tidak mengalami kejatuhan total. Namun, perlu dicatat bahwa ketika internet mati, masyarakat kehilangan akses ke kripto. Sementara itu, pihak terkait pemerintah masih memiliki akses ke infrastruktur online tertentu. Dengan volume transaksi yang menurun, ada kemungkinan aktivitas pemindahan dana oleh pihak-pihak terkait rezim yang tidak terdeteksi dengan jelas.

TRM Labs menyimpulkan bahwa pergerakan tersebut mungkin baru terlihat setelah analisis data transaksi yang lebih mendalam dilakukan. Keseluruhan peristiwa menunjukkan betapa pentingnya peran USDT dalam sistem keuangan Iran.

Source link