Menanggapi bantahan Armstrong, salah satu pendiri TFTC, Mart Bent, menyatakan bahwa dia memiliki sumber yang memberikan informasi yang bertentangan. Bent menegaskan bahwa sumbernya menyampaikan informasi yang berbeda, bukan dari Armstrong secara langsung, tetapi dari tim atau pelobi yang terlibat. Selain itu, Bent juga mempertanyakan apakah Armstrong akan mencabut dukungannya terhadap RUU struktur pasar kripto jika aturan tersebut tidak mencakup pembebasan pajak Bitcoin.
Sebelumnya, Armstrong memutuskan untuk menarik dukungannya terhadap CLARITY Act setelah adanya perbedaan pendapat mengenai imbal hasil stablecoin. Dalam diskusi ini, pengacara pajak Jason Schwartz, atau dikenal sebagai CryptoTaxGuy di platform X, memberikan pandangan tambahan. Schwartz menyebut bahwa diskusi yang terjadi kemungkinan mencakup beberapa isu kebijakan yang berbeda, seperti aturan de minimis untuk penggunaan pribadi, pembebasan pajak untuk biaya gas transaksi, perubahan aturan pelaporan stablecoin, dan rencana untuk memperlakukan keuntungan dan kerugian stablecoin sebagai nol.
Schwartz juga menambahkan bahwa wajar jika pelaku industri kripto memperjuangkan aturan yang sesuai dengan kepentingan mereka. Oleh karena itu, perbedaan pandangan tersebut tidak selalu berarti bahwa satu pihak berupaya untuk “menghalangi” kebijakan yang diusulkan oleh pihak lain. Menurut Schwartz, penting untuk memahami sudut pandang yang beragam dalam industri kripto untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan bagi semua pihak terkait.





