Harga Kripto Bitcoin Mendekati Emas: Apa yang Perlu Anda Ketahui

by -43 Views

Michaël van de Poppe, pendiri MN Capital, telah mengamati rasio Bitcoin terhadap emas yang menunjukkan kekuatan setelah terbentuknya divergensi bullish dengan indeks kekuatan relatif (RSI) pada grafik harian. Divergensi bullish terjadi ketika harga membentuk titik terendah yang lebih rendah sementara indikator momentum seperti RSI membentuk titik terendah yang lebih tinggi, menandakan tekanan jual yang mulai mereda.

Pada bulan Februari, rasio tersebut mengalami koreksi ke level support kunci sekitar 12-13 yang sebelumnya berperan sebagai resistance pada 2017 dan kemudian menjadi support pada 2022 dan 2023. Hal ini membuat level saat ini berpotensi menjadi titik terendah untuk tren jangka panjang Bitcoin terhadap emas.

Selain itu, perubahan aliran dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin dan emas dalam satu bulan terakhir juga mendukung kemungkinan ini. ETF berbasis emas AS, SPDR Gold Shares (GLD), mengalami arus keluar dana besar sebesar USD 3 miliar pada 6 Maret, sementara ETF Bitcoin mencatat arus masuk bersih sebesar USD 906 juta pada 11 Maret.

Perbedaan kepemilikan yang diukur dalam satuan asli juga menunjukkan tren yang berbeda. Perubahan saldo ETF Bitcoin dalam 30 hari meningkat menjadi 12.909 BTC dari sebelumnya -34.197 BTC, sedangkan kepemilikan ETF emas turun menjadi sekitar 606.850 ons dari 1,4 juta ons pada 13 Februari.

Menurut Binance Research, volatilitas makro saat ini dapat membawa “peluang di tengah risiko” bagi Bitcoin. Laporan tersebut mencatat bahwa Bitcoin telah merespons serupa dengan aset makro seperti minyak dan saham AS dalam kondisi perang AS-Israel dan Iran, menunjukkan bagaimana peristiwa global saat ini mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin.

Source link