Penipuan dalam dunia kripto seringkali sulit untuk dikenali karena terkadang terlihat meyakinkan. Banyak orang mungkin berpikir bahwa penipuan diidentifikasi dari janji keuntungan yang tidak realistis atau akun anonim yang mencurigakan, namun kenyataannya tidak sesederhana itu. Saat harga token naik dengan cepat, volume transaksi ramai, dan media sosial ikut terlibat, terlihat seperti peluang besar yang sayang untuk dilewatkan. Namun, pada kenyataannya, skema pump and dump seringkali menjadi modus operandi penipu. Mereka memanfaatkan momen dan emosi pasar untuk menjebak korban berikutnya.
Banyak kasus menunjukkan bahwa yang membuat orang tertarik bukan hanya token itu sendiri, melainkan cerita di baliknya. Token sering dipromosikan sebagai aset yang “masih murah”, “siap naik”, atau dikaitkan dengan kabar besar yang terdengar masuk akal. Cerita semacam ini membuat trader merasa punya keunggulan, seolah-olah mereka masuk lebih awal dari yang lain. Namun, perasaan itu seringkali menutupi keraguan. Sebenarnya ada kemungkinan bahwa mereka menjadi target terakhir, yang membeli saat pelaku awal mulai menjual dan mengambil keuntungan. Jadi, penting bagi para trader untuk waspada terhadap skema penipuan semacam ini dalam dunia kripto.





