Kelurga mendiang Vidi Aldiano masih terpukul dan sedih saat melakukan ziarah di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Kehadiran keluarga di pusara Vidi bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terakhir, tetapi juga sebagai bagian dari proses batin yang masih berlangsung. Ayah Vidi, Harry Kiss, memberikan penjelasan mengenai pengalaman spiritual keluarga, termasuk isu bahwa mereka mungkin “didatangi” oleh almarhum. Keluarga tetap berusaha menjalani hari-hari mereka dengan doa dan keyakinan, sambil merawat kenangan mereka terhadap sang putra yang sangat dicintai. Mereka berkomitmen untuk terus melakukan ziarah sebagai bentuk kepercayaan pada keberadaan energi seseorang setelah meninggal dunia. Harry Kiss juga menanggapi isu mengenai pengalaman “didatangi” oleh almarhum dalam mimpi, menjelaskan perbedaan antara mimpi yang dianggap sebagai kehadiran almarhum dengan yang bukan. Ibu Vidi, Besbarini, juga mengaku pernah mengalami mimpi bertemu putranya, yang memberikannya pengalaman emosional dan kelegaan.
Penjelasan Ayah Vidi Aldiano tentang Kedatangan Keluarga





