Gus Mus Ingatkan Kerugian Besar Muslim yang Terabaikan

by -41 Views

Gus Mus, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mengingatkan umat Islam tentang kerugian sebenarnya dalam kehidupan seorang Muslim. Menurutnya, kerugian sejati bukanlah kehilangan harta, tetapi ketika seseorang tidak mendapatkan apa pun dari kehidupannya. Gus Mus menjelaskan bahwa salah satu bentuk kerugian yang sering terjadi di kalangan umat Islam adalah saat seseorang memiliki waktu luang tetapi tidak menggunakannya untuk beribadah.

Menurut ajaran tasawuf, Gus Mus menegaskan bahwa kerugian sebenarnya terjadi ketika seseorang kosong dari kesibukan namun tidak mengarahkan dirinya kepada Allah. Ia menekankan bahwa tujuan akhir kehidupan manusia adalah Allah, dan setiap perjalanan spiritual adalah proses menuju kepada-Nya.

Gus Mus memperingatkan bahwa waktu luang seharusnya digunakan untuk memperkuat kedekatan spiritual dengan Allah. Jika waktu tersebut diabaikan, seseorang dikatakan merugi. Ia juga menyentil umat Muslim yang hidup dalam kemudahan namun tidak dimanfaatkan dengan baik, sementara ada beberapa yang harus bekerja keras untuk mencari nafkah namun tetap berupaya menjalankan kewajiban agama.

Pesan Gus Mus menjadi pengingat bagi umat Islam untuk tidak menyia-nyiakan waktu yang dimiliki. Kesempatan yang ada seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Artinya, penting bagi setiap Muslim untuk tidak hanya mengisi waktu luang dengan hal-hal yang bermanfaat secara material, tetapi juga secara spiritual.

Source link