CEO JPMorgan, Jamie Dimon, membawa perusahaan tersebut ke depan dengan mengembangkan JPM Coin berbasis blockchain. Dalam sebuah acara, Dimon menyoroti penggunaan token tersebut untuk pembayaran lintas negara, pinjaman repo intraday, serta simpanan yang ditokenisasi. Menurut Dimon, blockchain merupakan alat operasional yang menjanjikan yang bisa menggantikan sistem lama yang dianggapnya kaku dan tidak efisien.
Meskipun begitu, pandangan Dimon terhadap Bitcoin tetap negatif. Pada wawancara di ajang World Economic Forum di Davos, Dimon menyebut Bitcoin seperti “batu peliharaan” (pet rock). Dalam sidang Komite Perbankan Senat AS, Dimon pun menegaskan bahwa Bitcoin sering digunakan oleh pelaku kriminal dan pengedar narkoba.
Di forum bisnis Australian Financial Review, Dimon bahkan membandingkan membeli Bitcoin dengan kebiasaan merokok. Meski begitu, ia juga menegaskan bahwa dia akan membela hak setiap individu untuk membeli Bitcoin, sama seperti hak untuk merokok.





