Review: Bitmine Membeli 67.111 Ethereum dan Mengetahui Nilainya

by -39 Views

Perusahaan perbendaharaan Ethereum, Bitmine Immersion Technologies yang dipimpin oleh Tom Lee dari Fundstrat, dikabarkan telah menambahkan ether senilai USD 145 juta atau sekitar Rp 2,45 triliun pada Selasa, 24 Maret 2026. Langkah tersebut menunjukkan bahwa Bitmine tidak berencana untuk mengurangi akumulasinya. Data dari penyedia analitik onchain, Lookonchain, melaporkan bahwa Bitmine telah membeli 67.111 ETH senilai USD 144,8 juta atau sekitar Rp 2,44 triliun dari Kraken pada Selasa melalui dua alamat.

Pembelian ini menambah kepemilikan Bitmine sebesar 4,66 juta ETH atau USD 10 miliar (sekitar Rp 169,19 triliun) yang sebelumnya tercatat pada 22 Maret 2026. Hal ini mewakili sekitar 3,86% dari pasokan Ethereum yang beredar saat ini. Bitmine telah terus meningkatkan laju pembelian ETH dalam tiga minggu terakhir, dengan asumsi bahwa ETH berada pada tahap akhir musim dingin kripto mini menurut Chairman Bitmine, Tom Lee.

Bitmine tetap menjadi pemegang treasury ether terbesar yang diketahui, diikuti oleh SharpLink Gaming sekitar 863.021 ETH dan The Ether Machine sekitar 496.712 ETH, berdasarkan data StrategicETHReserve. Harga Ethereum pada Selasa tercatat sebesar USD 2.154, mengalami kenaikan 1% selama 24 jam terakhir. Namun, harga Ethereum turun lebih dari 55% dari rekor tertinggi sekitar USD 4.900 yang dicapai pada Agustus 2025.

Saham Bitmine turun 2,21% pada Selasa, 24 Maret 2026 sebelum pulih 1,88% setelah jam kerja. Saham Bitmine telah turun hampir 60% selama enam bulan terakhir. Sebagai catatan, keputusan investasi mengenai kripto adalah tanggung jawab pembaca. Sebaiknya lakukan kajian dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto, serta Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang mungkin timbul dari keputusan investasi.

Source link