Feby Febiola kembali ke dunia akting setelah vakum selama 10 tahun dengan proyek film horor religi yang berjudul Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Keputusannya untuk terlibat dalam proyek film ini tidaklah tanpa alasan, karena Feby telah lama bermimpi untuk berperan dalam film ini sejak menonton seri pertamanya. Bagi Feby, film ini bukan hanya cerita horor biasa, melainkan juga sebagai ruang refleksi iman. Ia merasa terpanggil secara emosional ketika pertama kali mengenal kisah Kuasa Gelap dan akhirnya doa Feby terkabul ketika ia mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam film tersebut.
Dalam Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Feby berperan sebagai Linda, istri dari karakter Halim yang diperankan oleh Ferry Salim. Meskipun tidak memberikan banyak detail cerita, Feby mengungkapkan bahwa karakter Linda memiliki dimensi spiritual yang kuat. Ia menyatakan bahwa Linda adalah seorang pejuang iman Tuhan dan bahwa kekuatan Linda tidak hanya berasal darinya sendiri, melainkan juga dari Tuhan.
Film ini disutradarai oleh Rizal Mantovani dan merupakan kelanjutan dari kisah sebelumnya dengan pendekatan yang lebih berani. Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menggabungkan dua tema besar, yaitu pesugihan dan eksorsisme, dalam sudut pandang iman Katolik. Produser Robert Ronny menyatakan bahwa film ini mengangkat tema yang jarang diangkat di Indonesia dan bahwa pesugihan bukanlah sekadar fiksi belaka, melainkan kenyataan yang masih ada di banyak daerah di Indonesia. Produser juga menegaskan bahwa dalam pesugihan, bukan hanya satu jiwa yang dipertaruhkan, tetapi juga keselamatan seluruh desa.





