Reza Rahadian memeluk Islam tidak hanya sebagai sebuah keputusan spiritual pribadi, tetapi juga sebagai momen emosional bersama keluarganya. Keputusannya ini mendapatkan dukungan penuh dari ibunya yang memiliki keyakinan berbeda. Sang ibu memberikan pesan sederhana yang menjadi pegangan hidup bagi Reza dan menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan tidak harus memecah hubungan keluarga. Momen ketika Reza jujur kepada ibunya tentang pilihannya ini menjadi titik penting dalam hidupnya setelah melewati perjalanan panjang sejak usia muda. Ia mengungkapkan bahwa ibunya tidak hanya menerima tetapi juga mendorongnya untuk menjalani keyakinannya dengan sungguh-sungguh.
Proses perjalanan spiritual Reza dimulai sejak usia 19 tahun ketika ia mulai tertarik mempelajari Islam secara mandiri. Meskipun berasal dari keluarga dengan latar belakang keyakinan berbeda, dukungan dari sang ibu memberikan kekuatan bagi Reza untuk melangkah dengan mantap. Perbedaan keyakinan tidak menghalangi keharmonisan keluarganya dan kebersamaan tetap terjaga, terutama saat momen hari raya. Reza pun menjelaskan bahwa meskipun adanya perbedaan agama dalam keluarganya, hubungan tetap erat dan terjalin harmonis.





