Semua Burger Milik Allah: Konsep Tauhid dan Istikhlaf

by -29 Views

Aldi Taher kembali mencuri perhatian publik melalui bisnis kuliner Aldi’s Burger dengan jargon viral “Semua burger milik Allah.” Meskipun terdengar nyeleneh, kalimat ini sejalan dengan prinsip dasar dalam Islam. Dalam Islam, konsep utamanya adalah bahwa manusia tidak memiliki apa pun secara mutlak karena segala sesuatu di alam semesta adalah milik Sang Pencipta. Ayat Al-Qur’an dalam surat Al-Ma’idah: 120 menegaskan bahwa kerajaan langit dan bumi serta seluruh isinya adalah milik Allah. Oleh karena itu, burger, harta, dan jabatan hanyalah titipan (amanah) yang harus dielola manusia sebagai bentuk pengelolaan (istikhlaf).

Meskipun segala sesuatu adalah milik Allah, manusia tetap wajib berusaha (ikhtiar) sesuai dengan konsep Al-Kasb dalam akidah Ahlussunnah wal Jama’ah di mana manusia bertanggung jawab atas pilihan dan usaha yang dilakukannya. Rezeki sudah diatur oleh Allah, namun yang dituntut dari manusia hanyalah usaha yang jujur. Hal ini ditegaskan dalam hadis Rasulullah SAW tentang tawakal.

Pesan dari “Semua Burger Milik Allah” adalah untuk menjalani usaha dengan sungguh-sungguh tanpa merasa paling memiliki. Dengan mentalitas ini, seorang Muslim dapat tetap tenang dalam segala situasi dan tidak sombong dalam kesuksesan. Hal ini mengajarkan bahwa semua milik, baik brand, harta, pasangan hidup, merupakan milik Allah, sehingga saling berbuat baik adalah hal yang dianjurkan dalam Islam.

Source link