Operasi penambangan mata uang kripto ilegal di Malgobek, Ingushetia, Rusia pada Maret 2026 telah diungkap oleh aparat penegak hukum Rusia. Peralatan penambangan tersebut dipasang di wilayah pertanian dan dihubungkan secara ilegal ke jaringan listrik dengan cara melewati meteran. Diperkirakan kerugian akibat tambang kripto ilegal tersebut mencapai 1,5 juta rubel, menyoroti peningkatan tekanan penegakan hukum di wilayah sekitar Pegunungan Kaukasus yang melarang kegiatan pertambangan.
Polisi setempat mengidentifikasi pemilik peralatan penambangan tersebut sebagai seorang warga berusia 35 tahun, yang menyewa sebuah fasilitas untuk memasang 49 perangkat penambangan di dalamnya. Dengan menghubungkan peralatan secara ilegal melewati meteran listrik, operator dapat menyembunyikan tingkat konsumsi sebenarnya dan menghindari pembayaran. Kasus pidana telah dibuka berdasarkan Pasal 165 KUHP Rusia, menyebabkan penyitaan peralatan dan penahanan pelaku dengan ancaman hukuman maksimal hingga 2 tahun penjara.
Ingushetia termasuk salah satu wilayah yang membatasi kegiatan penambangan mata uang kripto karena kekurangan energi. Otoritas setempat telah memberlakukan batasan untuk melindungi stabilitas jaringan listrik. Meskipun demikian, penambangan ilegal terus menyebar di wilayah tersebut karena biaya listrik yang tinggi dan tekanan pada profitabilitas tetap menjadi pendorong utama. Pada tahun 2025, pihak berwenang berhasil mendeteksi 19 pertanian penambangan ilegal dengan total konsumsi listrik yang tidak tercatat mencapai 82,3 juta kWh, menandakan peningkatan dalam penegakan hukum di wilayah-wilayah yang dibatasi dengan pemantauan konsumsi listrik yang semakin ketat.





