Strategi Penting: Beli 4.871 Bitcoin dan Nilainya Sekarang

by -37 Views

Belakangan ini, Strategy membeli bitcoin senilai USD 1,57 miliar atau sekitar Rp 26,63 triliun dengan kurs dolar Amerika Serikat ke rupiah sekitar 16.960. Pembelian tersebut merupakan yang terbesar dilakukan oleh Strategy pada tahun 2026, yakni sejumlah 22.337 BTC. Permintaan akan saham preferen STRC dengan suku bunga variabelnya mengalami peningkatan yang signifikan.

Berdasarkan laporan dari Yahoo Finance, Strategy berhasil mengumpulkan hampir USD 1,2 miliar atau sekitar Rp 20,35 triliun melalui produk dengan pembagian dividen. Jumlah tersebut jauh melampaui pendapatan sebelumnya dari STRC yang hanya sebesar USD 377 pada pekan sebelumnya.

Perusahaan yang berkantor pusat di Tysons Corner, Virginia, kini telah memiliki sekitar 761.000 bitcoin. Dengan harga bitcoin saat ini mencapai sekitar USD 73.340 atau setara dengan Rp 1,24 miliar, total kepemilikan bitcoin Strategy mencapai nilai sekitar USD 55,8 miliar atau Rp 946,59 triliun menurut data dari CoinGecko.

Meskipun harga bitcoin mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir, kepemilikan bitcoin Strategy masih menunjukkan kerugian yang signifikan secara nominal. Namun, dengan harga bitcoin mendekati rata-rata pembelian sebesar USD 76.700 atau sekitar Rp 1,3 miliar, kerugian tersebut berhasil ditekan menjadi USD 1,7 miliar pada hari Senin pekan ini.

Di sisi lain, harga saham Strategy mengalami kenaikan hingga mencapai level tertinggi dalam 45 hari terakhir pada USD 148 pada hari Senin, dan terus naik 4% menjadi USD 145,40. Meskipun demikian, saham perusahaan ini telah turun lebih dari 56% selama enam bulan terakhir.

Sejak diluncurkan pada bulan Juli, STRC telah menjadi sumber pendanaan alternatif bagi Strategy dibandingkan dengan saham biasa. Dengan imbal hasil sebesar 11,5%, produk ini memberikan pembayaran bulanan sekitar $0,9583 per STRC bagi para investor.

Terkait dengan pembelian terbaru Strategy, kapitalisasi pasar STRC kini mencapai sekitar USD 5 miliar, dengan peningkatan nilai produk mencapai 30% dalam sebulan terakhir. Salah satu pendiri dan juga Ketua Eksekutif Strategy sebelumnya menyebut STRC sebagai “momen iPhone” perusahaan, menunjukkan potensi perkembangan yang lebih lanjut.

Source link