Warga AS Kehilangan Triliunan Dolar akibat Penipuan Kripto

by -30 Views

Investor Amerika Serikat kehilangan sejumlah besar uang akibat penipuan kripto pada tahun 2025. Hal ini diungkapkan dalam laporan terbaru dari Biro Investigasi Federal (FBI). FBI melaporkan bahwa kerugian akibat penipuan kripto mengalami peningkatan 22% dari tahun sebelumnya, menunjukkan skala penipuan yang semakin besar. Penipuan investasi kripto dijelaskan sebagai penipuan jangka panjang yang canggih yang melibatkan manipulasi psikologis, penampilan legitimasi, dan eksploitasi.

Selain itu, penipuan kripto saat ini banyak dilakukan oleh kelompok kejahatan terorganisir di Asia. Mereka sering memanfaatkan korban perdagangan manusia sebagai pekerja paksa untuk menjalankan operasi penipuan tersebut. Penipuan identitas, penipuan bursa kripto, dan penipuan AI terhadap individu juga semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

FBI mencatat bahwa jumlah korban penipuan kripto terus meningkat, dengan 181.565 pengaduan yang melibatkan penipuan kripto pada tahun 2025. Rata-rata kerugian per individu akibat penipuan kripto adalah sebesar USD 62.604, dan kerugian tersebut paling sering terjadi dalam bentuk bitcoin (BTC).

Penipuan kripto juga menjadi bagian dari lonjakan penipuan daring yang lebih luas. Warga AS mengajukan lebih dari satu juta pengaduan kejahatan siber kepada lembaga penegak hukum federal pada tahun 2025, dengan kerugian melebihi USD 20,8 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa penipuan dan kecurangan merupakan ancaman yang berkembang pesat dalam era digital.

Sebagai disclaimer, setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Penting untuk selalu melakukan penelitian sebelum berinvestasi dalam kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang mungkin timbul dari keputusan investasi yang diambil.

Source link