Tips Portofolio Sehat agar Terhindar dari Kegagalan

by -58 Views

Di dunia investasi tahap awal, kepastian hampir selalu datang belakangan. Itu sebabnya CZ, pendiri Binance, menilai pendekatan paling masuk akal bukanlah menebak proyek mana yang pasti menang, melainkan membaca kualitas tim di baliknya. Menurut dia, portofolio yang sehat justru tidak selalu berarti minim kegagalan. Bahkan, tingkat kegagalan 70 hingga 80 persen masih dianggap wajar selama ada beberapa proyek yang mampu memberi imbal hasil besar.

Fokus pada tim, bukan sekadar narasi

CZ melihat prediksi sukses untuk proyek yang masih sangat dini sebagai hal yang sulit dilakukan. Karena itu, ia lebih percaya pada pendiri atau tim yang mengerjakan proyek tersebut. Baginya, ide bisa berubah, pasar bisa bergeser, tetapi kualitas tim biasanya tetap menjadi penentu utama apakah sebuah proyek bisa bertahan dan berkembang.

Portofolio sehat tidak harus menang di semua lini

Ia menegaskan bahwa investor tidak mungkin masuk ke semua proyek yang ada. Dalam pandangannya, portofolio yang baik memang bisa diwarnai banyak kegagalan, namun satu atau dua proyek yang berhasil dapat menutup kerugian tersebut. Bahkan, proyek yang tepat berpotensi memberikan kenaikan nilai investasi hingga 10 sampai 100 kali lipat.

Bear market dinilai lebih ramah untuk keputusan jangka panjang

CZ juga lebih menyukai masuk saat pasar sedang lesu atau bear market. Alasannya sederhana: tim yang tetap bertahan di tengah tekanan biasanya memiliki daya tahan lebih kuat untuk sukses dalam jangka panjang. Sebaliknya, saat bull market, valuasi proyek kerap melonjak terlalu tinggi dan membuat harga tidak lagi seimbang dengan produk yang ditawarkan. Karena itu, ia cenderung menjauh dari proyek yang menurutnya tidak memiliki keseimbangan antara valuasi dan kualitas produk.

Pandangan tersebut, seperti disampaikan CZ dalam komentarnya, menempatkan disiplin memilih tim dan waktu masuk pasar sebagai dua hal yang lebih penting daripada mengejar semua peluang sekaligus.