Kronologi Tuduhan Manipulasi RAVE Token

by -59 Views

Nama ZachXBT kembali menjadi sorotan setelah peneliti on-chain itu mengungkap dugaan manipulasi pasar yang menyeret proyek token RAVE. Dalam analisis blockchain yang dipublikasikan pada 15 Maret 2025, ia menilai ada pola perdagangan yang tidak wajar dan terkoordinasi, hingga memunculkan kekhawatiran soal potensi skema pump-and-dump di balik pergerakan harga token tersebut.

Dugaan Akumulasi Besar di Awal Distribusi

Menurut temuan ZachXBT, sejumlah dompet diduga menguasai porsi besar pasokan RAVE sejak fase distribusi awal. Pola akumulasi itu dinilai bukan sekadar aktivitas beli biasa, melainkan bagian dari pengendalian suplai yang bisa memengaruhi arah pasar. Dari hasil pemantauan on-chain, transaksi yang muncul juga disebut menunjukkan tanda-tanda aktivitas yang tidak selaras dengan perdagangan organik.

Pergerakan Harga yang Dinilai Tidak Wajar

Volatilitas harga RAVE ikut memperkuat kecurigaan tersebut. Grafik yang dianalisis memperlihatkan lonjakan harga yang cepat, lalu disusul penurunan tajam dalam waktu singkat. Pola seperti ini kerap dikaitkan dengan pump-and-dump, yakni upaya mendorong harga naik secara agresif sebelum dilepas ke pasar. ZachXBT menilai rangkaian pergerakan itu sulit dijelaskan jika hanya mengandalkan mekanisme pasar normal.

Order Book dan Seruan Pemeriksaan Bursa

Selain data blockchain, ZachXBT juga menyoroti data order book di sejumlah bursa yang menunjukkan konsentrasi order jual tidak biasa pada level resistensi penting. Temuan ini memperkuat dugaan adanya perdagangan terkoordinasi. Situasi tersebut kemudian memicu perhatian dari platform besar seperti Bitget, Binance, dan Gate.io, yang disebut ikut didorong untuk menelusuri lebih jauh dugaan manipulasi di sekitar RAVE. Atribusi informasi ini merujuk pada analisis blockchain ZachXBT yang terbit pada 15 Maret 2025.