Penasihat Gedung Putih Tentukan Target Pengesahan Undang-Undang Kripto
Penasihat utama Gedung Putih untuk kripto, Patrick Witt, menetapkan target pengesahan undang-undang kripto pada tanggal 4 Juli. Waktu semakin mendekat, hal ini menjadi fokus utama dalam industri kripto.
Kesiapan dan Harapan Patrick Witt
Menurut Patrick Witt, berbicara di konferensi Consensus di Miami, Senat diharapkan dapat memajukan undang-undang kripto pada bulan Juni. Ini memberikan cukup waktu bagi DPR untuk menyelesaikan versi mereka setelah sebelumnya mengesahkan versi mereka tahun lalu.
“Kami menargetkan 4 Juli sebagai hari pengesahan undang-undang kripto yang menyeluruh,” ujar Witt. Dia juga menambahkan bahwa ini akan menjadi ulang tahun AS yang luar biasa karena merayakan ulang tahun ke-250.
Masalah dan Kendala yang Muncul
Selama setahun terakhir, Senat telah berupaya mengatur industri kripto di tingkat federal melalui RUU tersebut. Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah perlakuan terhadap imbalan stablecoin. Kelompok perdagangan perbankan berpendapat bahwa bahasa kompromi yang dirilis minggu lalu masih kurang memadai.
Komite Perbankan Senat diharapkan segera mengadakan sidang untuk memperbarui dan memberikan suara pada RUU tersebut. Namun, masalah etika juga mulai muncul di tengah proses tersebut.
Banyak Senator Demokrat menyuarakan kekhawatiran tentang koneksi Presiden Donald Trump dan keluarganya dengan dunia kripto. Diperkirakan bahwa koneksi ini telah menghasilkan sekitar USD 1,4 miliar atau Rp 24,26 triliun. Baik Trump maupun istrinya, Melania Trump, terlibat dalam proyek kripto sejak awal.
Dengan adanya target tanggal 4 Juli untuk pengesahan undang-undang kripto, diharapkan regulasi yang lebih jelas dapat melindungi pasar kripto dan memberikan kepastian bagi para pelaku industri.





