Senator AS Desak Meta Ungkap Rencana terkait Stablecoin
Senator Amerika Serikat (AS) Elizabeth Warren mengingatkan Meta, perusahaan induk Facebook, untuk secara transparan mengungkapkan rencana terkait pengembangan stablecoin mereka. Warren menekankan pentingnya Kongres memahami sepenuhnya implikasi dari rencana integrasi stablecoin Meta saat ini.
Legislator Perbankan Berpengaruh
Dalam surat yang ditujukan kepada pendiri Meta, Mark Zuckerberg, Warren yang merupakan senator dari Partai Demokrat di Komite Perbankan yang berpengaruh menyarankan agar pihak perusahaan terbuka sebelum anggota parlemen memberikan suara terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) kripto yang sedang dibahas di Senat.
Senat AS akan segera melakukan pemungutan suara terkait Rancangan Undang-Undang (UU) Clarity, yang bertujuan untuk melegalkan sebagian aktivitas terkait kripto di Amerika Serikat. Meta, sebagai pemilik layanan seperti Instagram, WhatsApp, Facebook, dan Messenger, baru-baru ini memulai program pembayaran kepada kreator menggunakan stablecoin USDC yang nilainya dipatok pada dolar Amerika Serikat (AS).
Perjalanan Meta dengan Stablecoin
Sebelumnya, Meta juga pernah berupaya menerbitkan stablecoin sendiri, yakni Libra, pada tahun 2019. Namun, usaha tersebut tidak dilanjutkan setelah Kongres menolak gagasan perusahaan besar seperti Meta menciptakan mata uang digital sendiri. Peluncuran program pembayaran kepada kreator menggunakan USDC oleh Meta merupakan langkah terbaru dari perusahaan tersebut setelah rencana sebelumnya terkuak pada Februari.




