Arbitrum DAO Diberi Izin Pindahkan Dana Senilai USD71 Juta
Pengadilan federal di Manhattan telah mengizinkan Arbitrum DAO untuk memindahkan Ether senilai USD71 juta yang sebelumnya dibekukan akibat kasus peretasan yang terkait dengan Korea Utara. Dana tersebut akan dialihkan ke Aave sebagai bagian dari proses pemulihan aset di sektor decentralized finance (DeFi).
Hakim federal Margaret Garnett memutuskan hal ini pada Jumat waktu setempat, mengubah status pembekuan aset untuk memungkinkan proses pengiriman dana ke dompet yang dikelola Aave LLC.
Proses Transfer Dana dan Penyelesaian Status Hukum
Keputusan pengadilan memungkinkan Arbitrum DAO untuk melanjutkan tata kelola onchain dalam proses transfer dana, tanpa melanggar perintah pembekuan aset. Namun, status hukum dana tersebut masih dalam proses penyelesaian, dengan pengakuan klaim dari keluarga korban terorisme terhadap aset tersebut.
Meskipun proses pemulihan dana telah dimulai, pengadilan tetap mempertimbangkan klaim dari pihak keluarga korban. Aave diharapkan tetap berhati-hati dalam penggunaan dana yang sudah dipindahkan, karena pengadilan masih memiliki kewenangan untuk memerintahkan penyerahan aset jika klaim penggugat dikabulkan.
Dukungan Komunitas dan Proses Voting
Keputusan pengadilan ini didukung oleh komunitas Arbitrum melalui pemungutan suara off-chain terhadap rencana pemulihan Aave setelah insiden eksploitasi rsETH yang terjadi bulan lalu. Serangan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok peretas yang berafiliasi dengan Korea Utara.
Meskipun komunitas telah memberikan dukungan, proses pemindahan dana ke Aave masih harus melalui voting onchain yang bersifat final dan mengikat. Sebelumnya, Aave telah mengajukan permohonan darurat agar pembekuan aset dicabut, dengan alasan bahwa hal tersebut menghambat proses pengembalian dana korban eksploitasi yang dilakukan oleh Kelp DAO.




