Dugaan Penipuan Investasi Kripto Libatkan Fabiola Elizabeth Agnes
Pada Selasa, 2 Juni 2026 – 13:45 WIB, Jakarta, kasus dugaan penipuan investasi kripto berskala internasional yang melibatkan mantan istri Reza Smash, Fabiola Elizabeth Agnes, semakin citra di mata publik. Perempuan yang terkenal sebagai model ini diduga terlibat dalam modus love scamming untuk menarik dana dari calon korban dalam investasi palsu.
Mengungkap Sindikat Penipuan Investasi Kripto
Menurut pihak kepolisian, sindikat ini memiliki strategi terstruktur dalam menjalankan penipuan. Mereka pertama-tama menggunakan tim pemasaran atau marketing untuk mencari target potensial melalui akun media sosial yang menarik perhatian calon korban.
Target pada Warga Negara Asing
Sindikat ini tidak seperti kebanyakan penipuan online yang menyasar masyarakat dalam negeri. Mereka justru menargetkan warga negara asing dalam aksinya. Setelah mendapat ketertarikan awal, para marketing akan mengidentifikasi siapa yang masih ragu untuk berinvestasi di mana hasil pengungkapan menunjukkan Fabiola berperan dalam tahap tersebut.
Dengan latar belakang sebagai model dan kemampuan komunikasi yang baik, Fabiola disebut membangun kedekatan personal dengan calon korban melalui percakapan dan panggilan video untuk menciptakan rasa percaya.
Modus Penipuan dengan Praktik Palsu
Strategi ini dirancang agar korban merasa terikat secara emosional dengan pelaku. Setelah kedekatan terbentuk, korban ditipu untuk mengirimkan sejumlah uang dengan janji investasi menguntungkan. Korban diarahkan ke platform trading kripto palsu yang dikendalikan oleh sindikat.
Mengejutkan, kerugian yang dihasilkan sindikat ini mencapai Rp41 miliar dari Juli 2025 hingga Mei 2026.





