Olahraga Angkat Beban dan Bahaya Hernia pada Pria
Jakarta, VIVA – Olahraga angkat beban semakin populer di kalangan pria karena dapat membentuk otot dan meningkatkan kebugaran. Namun, di balik manfaatnya, terdapat risiko cedera yang perlu diwaspadai, salah satunya adalah hernia atau turun berok.
Pentingnya Memahami Bahaya Hernia pada Pria
Meskipun tidak semua orang yang rutin berolahraga angkat beban akan mengalami hernia, aktivitas ini dapat meningkatkan risiko terjadinya hernia jika dilakukan dengan beban terlalu berat atau teknik yang salah. Hernia sendiri merupakan kondisi ketika organ atau jaringan di dalam tubuh menonjol keluar melalui bagian otot atau jaringan penyangga yang lemah.
Jenis hernia yang sering dialami pria adalah hernia inguinalis, di mana sebagian usus atau jaringan lemak menonjol melalui dinding perut bagian bawah hingga ke area selangkangan. Kondisi ini bisa terjadi secara perlahan atau muncul setelah melakukan aktivitas tekanan besar pada rongga perut.
Penyebab dan Gejala Hernia
Angkat beban yang berat bisa memicu hernia karena tekanan di dalam rongga perut meningkat secara signifikan. Risiko hernia akan lebih besar jika seseorang mengangkat beban melebihi kemampuan tubuh, tidak menggunakan teknik yang benar, menahan napas saat mengangkat beban, tidak melakukan pemanasan yang cukup, memiliki riwayat hernia dalam keluarga, atau memiliki kelemahan pada dinding perut sejak lahir.
Gejala hernia yang perlu diwaspadai antara lain adanya benjolan di area selangkangan atau perut bawah, rasa berat atau tidak nyaman di area selangkangan, nyeri saat mengangkat barang berat, dan sensasi tertarik di sekitar benjolan. Dalam kasus lebih serius, hernia dapat menyebabkan nyeri hebat, mual, muntah, dan bahkan kondisi darurat medis jika jaringan yang menonjol terjepit dan kehilangan suplai darah.





