JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat mengembangkan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Ronald Arman Abdullah. Saat ini, lembaga antirasuah tersebut tengah mencari keberadaan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim.
Pencarian Wamen Imipas Terkait Kasus OTT
Pencarian terhadap Silmy Karim diduga kuat berkaitan dengan pengembangan kasus dugaan korupsi di lingkungan Imigrasi Jakarta Barat. Operasi senyap ini sendiri sudah berlangsung sejak Selasa (2/6/2026) malam. Tim KPK terus melakukan pencarian untuk menemukan keberadaan Silmy Karim.
Menurut Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan pada Rabu (3/6/2026), KPK memberikan peringatan tegas kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kasus ini. KPK mendesak agar kerjasama dari semua pihak untuk tidak mempersulit proses hukum yang sedang berlangsung.
Penangkapan dan Penyitaan Aset
Sebelumnya, tim penindak KPK melancarkan OTT dan berhasil mengamankan belasan orang di Jakarta Barat. Salah satu yang terjaring dalam operasi tersebut adalah Ronald Arman Abdullah selaku Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Selain menangkap para terduga pelaku, KPK juga menyita sejumlah aset berharga yang diduga sebagai barang bukti korupsi.
Budi ungkap bahwa barang bukti yang diamankan termasuk kendaraan, uang tunai, valas (USD dan SGD), serta logam mulia emas. Hingga kini, operasi KPK masih berlanjut dan diperkirakan akan meluas ke daerah-daerah lain di luar Jakarta.
Perkembangan Operasi KPK
Tim penyidik KPK terus bergerak aktif mengejar target operasi di berbagai daerah. Mereka tidak hanya menangkap pelaku, tetapi juga menyita barang bukti untuk mengungkap kasus korupsi ini lebih lanjut. Perkembangan selanjutnya akan terus diupdate oleh KPK.




