Prediksi Analis: Bitcoin Mencapai Titik Terendah pada Oktober 2026

by -23 Views

Berita Terbaru: Analis Memprediksi Bitcoin Bisa Anjlok Lebih Dalam, Titik Terendah Muncul Oktober 2026

Kekhawatiran Analis Terkait Pasar Bitcoin

Para analis terus memantau perkembangan pasar Bitcoin, termasuk Peter Brandt dan CEO CryptoQuant, Ki Young Ju. Mereka mengekspresikan kekhawatiran terkait perpindahan besar-besaran kepemilikan Bitcoin yang terjadi saat ini. Data on-chain menunjukkan adanya tren yang cukup signifikan dalam pasar saat ini.

Menurut Ki Young Ju, investor Bitcoin rata-rata saat ini membeli aset kripto tersebut dengan harga sekitar USD 53.000. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai siapa yang sebenarnya menyerap kerugian saat pasar melemah. Menurutnya, pasar bearish biasanya mencapai tahap akhir ketika harga aset berada di bawah nilai realisasinya.

Potensi Dampak Aliran Dana Institusional

Meski demikian, Ki Young Ju berpendapat bahwa adanya aliran dana institusional yang kuat pada siklus pasar saat ini mungkin dapat mencegah Bitcoin merosot hingga titik terendah seperti sebelumnya. Tetapi, data terbaru menunjukkan adanya tekanan jual yang konsisten terhadap Bitcoin.

Menariknya, pembelian Bitcoin melalui ETF spot dan langkah sejumlah perusahaan besar yang mulai memasukkan Bitcoin ke neraca keuangannya belum mampu mengangkat harga Bitcoin secara signifikan. Sebaliknya, harga Bitcoin kembali turun ke level yang terlihat pada awal 2024.

Dorongan Permintaan dari Investor Institusional Baru

Ki Young Ju menyatakan keyakinannya bahwa investor institusional dari sektor keuangan tradisional bisa menjadi fondasi permintaan yang lebih kuat untuk Bitcoin di masa depan. Meskipun demikian, nilai-nilai cypherpunk yang menjadi dasar komunitas awal Bitcoin mulai memudar seiring dengan perkembangan pasar kripto saat ini.

Source link