Kehancuran yang terjadi di pasar kripto beberapa waktu lalu membuat banyak investor khawatir. Namun, sebuah pola menarik yang tergambar dari perbandingan antara harga Bitcoin dan emas belakangan ini menarik perhatian.
Momentum Bitcoin setelah Harga Emas Mencapai Puncak
Dalam rentang waktu dari tahun 2015 hingga 2026, terlihat bahwa Bitcoin sering kali mengalami lonjakan besar setelah harga emas mencapai puncak tertinggi. Contohnya, lonjakan harga Bitcoin yang signifikan terjadi pada tahun 2017 dan periode 2020-2021, ketika harga Bitcoin mencapai level tinggi.
Saat ini, harga emas stagnan di sekitar US$ 4.200 per ons, mendekati rekor tertinggi. Dalam kondisi ketegangan geopolitik yang belum mereda serta situasi ekonomi Amerika Serikat yang masih labil, para pelaku pasar tengah memperhatikan pergerakan harga emas dengan cermat.
Masih Ada Potensi Kenaikan untuk Bitcoin?
Sementara itu, Bitcoin mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah sebelumnya mengalami penurunan tajam. Pada saat penulisan artikel ini, harga Bitcoin sekitar US$ 63.492, mengalami kenaikan sebesar 2,5% dalam 24 jam terakhir.
Dengan adanya pola historis yang mencolok antara pergerakan harga Bitcoin dan emas, para pelaku pasar kini menantikan apakah reli Bitcoin akan berlanjut setelah harga emas mencapai kisaran tertinggi. Kondisi pasar global yang cenderung tidak pasti memberikan tantangan tersendiri bagi para investor.
