Di tengah aksi ambil untung di pasar kripto, aset digital utama seperti Bitcoin, Ether, dan Solana mengalami pergerakan yang beragam. Investor masih menunggu penandatanganan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan pada 19 Juni di Swiss.
Bitcoin Mulai Pulih Namun Masih Berhati-hati
Harga Bitcoin sempat mencapai level tertinggi sebelum terkoreksi ke level di bawahnya. Pada perdagangan Selasa, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$ 65.845 atau naik tipis 0,3% dalam 24 jam terakhir. Meski menguat 4,8% dalam sepekan, investor masih menunjukkan sikap wait and see terhadap aset kripto ini.
Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin sempat mencapai level US$ 67.217 sebelum mengalami tekanan jual. Investor nampak belum yakin untuk meningkatkan eksposur terhadap aset kripto meski sentimen makro mulai membaik.
Ether dan Aset Kripto Lainnya
Pergerakan positif juga terjadi pada Ether yang mencatat kenaikan 2,8% menjadi US$ 1.764 atau sekitar Rp 31,28 juta. Selama seminggu terakhir, aset kripto terbesar kedua ini telah menguat 5,8%. Kripto lainnya seperti Solana naik 3,2% ke level US$ 73, XRP menguat 3,2% menjadi US$ 1,22, dan token HYPE milik Hyperliquid memimpin penguatan kelompok aset digital utama dengan lonjakan 6,3% ke posisi US$ 69.
Pergerakan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance menandatangani salinan elektronik nota kesepahaman dengan Iran. Trump juga mengumumkan bahwa Selat Hormuz akan dibuka sepenuhnya pada Jumat mendatang.
