Misteri Pengembangan GTA 6 Terungkap
Pada Sabtu, 20 Juni 2026, berbagai fakta mengenai proses pengembangan Grand Theft Auto VI (GTA 6) akhirnya terkuak setelah sekian lama. Banyak yang penasaran dengan mengapa game terbaru dari Rockstar Games ini memakan waktu begitu lama untuk dirilis.
Proyek Video Game Paling Ambisius
Ternyata, GTA 6 menjadi salah satu proyek video game paling ambisius dalam sejarah industri game. Meski banyak yang mengira pengembangan game ini dimulai segera setelah GTA 5 rilis pada tahun 2013, namun informasi dari perusahaan induk Rockstar, Take-Two Interactive, mengungkapkan fakta lain. Mereka baru mulai mengembangkan GTA 6 secara penuh pada tahun 2020 setelah menyelesaikan Red Dead Redemption 2.
Sebelumnya, telah dilakukan tahap perencanaan, riset, dan pra-produksi selama beberapa tahun sebelum produksi skala besar dimulai. Salah satu alasan terbesar lamanya pengembangan ini adalah perombakan besar terhadap mesin game RAGE (Rockstar Advanced Game Engine). Mantan desainer audio Rockstar, Rob Carr, mengungkap bahwa studio tersebut kemungkinan melakukan pembangunan ulang teknologi inti mesin game untuk menciptakan dunia virtual yang lebih realistis.
Pengaruh Pandemi COVID-19
Pandemi COVID-19 juga menjadi salah satu hambatan besar dalam fase produksi utama GTA 6. Banyak studio game, termasuk Rockstar, harus beradaptasi dengan sistem kerja jarak jauh, yang membuat koordinasi antar ribuan pengembang menjadi lebih kompleks. Meski demikian, Rockstar tetap mempertahankan standar kualitas tinggi yang selama ini menjadi ciri khas mereka.
GTA 6 tidak hanya akan menghadirkan kota baru, tetapi juga membawa pemain kembali ke kawasan yang terinspirasi dari Florida bernama Leonida, termasuk Vice City dalam skala yang jauh lebih besar. Rockstar berusaha menciptakan dunia yang lebih hidup dengan sistem AI, interaksi NPC, serta detail lingkungan yang belum pernah ada sebelumnya dalam seri GTA. Inilah yang diyakini menjadi penyebab utama dari lamanya waktu pengembangan game ini.
