Kripto: Menjadi Bagian Tetap dari Sistem Keuangan
Mantan Komisioner Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas, Caroline Pham, mengungkapkan prediksi menarik terkait masa depan industri kripto. Menurutnya, kripto memiliki jendela waktu 2,5 tahun untuk benar-benar melekat dalam sistem keuangan sebelum regulasi baru bisa merubah arahnya.
Skala Sebagai Pertahanan Utama
Pham menyoroti pertumbuhan pesat stablecoin dan tokenisasi keuangan sebagai bukti bahwa kripto sedang melangkah jauh dari fase awalnya. Dalam satu kuartal, volume transaksi stablecoin mencapai US$ 28 triliun, sementara transaksi tokenisasi mencapai US$ 10 triliun setiap bulan. Partisipasi lembaga keuangan tradisional, termasuk JPMorgan Chase & Co., turut membantu meningkatkan skala sistem keuangan kripto secara menyeluruh.
Kongres dan Regulator: Membuat Langkah Bersama
Pham menekankan pentingnya kongres dan regulator untuk bertindak sejalan dalam mengatur industri kripto. Pendekatan “jalur ganda” di mana kongres merumuskan legislasi sedangkan regulator terus membuat regulasi, dianggap sebagai cara terbaik untuk memajukan industri ini. RUU Clarity, yang saat ini sedang dipertimbangkan, menjadi bagian kunci dari upaya ini. Regulator perlu terus bergerak maju dalam membuat regulasi tanpa harus terlalu bergantung pada kongres, mengingat proses pembuatan regulasi sendiri membutuhkan waktu yang cukup lama.
Dengan perkembangan yang semakin pesat dan potensi integrasi yang kuat dalam sistem keuangan global, masa depan kripto sepertinya semakin menarik untuk diikuti. Semua pihak, baik itu regulator, lembaga keuangan, maupun pelaku industri, perlu bergerak bersama demi memastikan kripto dapat menjadi bagian yang solid dan efisien dalam sistem keuangan yang ada.
