Game Simulasi Kabur dari Penyekapan Mendapat Sorotan: Pengalaman Deg-degan sepanjang Gameplay
Jakarta, VIVA – Genre game bertema “kabur dari penyekapan” atau escape simulation menjadi perbincangan hangat di dunia game global. Dalam beberapa tahun terakhir, game-game dengan konsep melarikan diri dari ruang terkunci, penjara, hingga situasi psikologis ekstrem semakin diminati karena memberikan ketegangan real-time yang membuat pemain tetap waspada.
Pelarian Taufik Hidayat Berakhir dengan Kepolisian Melacak Jejak Transaksi Belanja Online
Fenomena ini dipicu oleh kasus penyekapan seorang wanita selama tiga tahun di Bandung yang menggegerkan Indonesia. Pelaku, yang juga kekasih korban, telah menjadi tersangka dan saat ini sedang diburu oleh aparat kepolisian.
Oleh karena itu, pada Rabu, 24 Juni 2026, VIVA merangkum deretan game simulasi penyekapan yang menjadi sorotan! Di dalamnya, pemain dijamin akan merasakan deg-degan sepanjang permainan.
1. Escape Simulator
Salah satu game terkenal dalam genre ini adalah Escape Simulator. Permainan ini menawarkan pengalaman mirip dengan ruang escape nyata, di mana pemain harus memecahkan teka-teki untuk keluar dari ruangan terkunci. Keunikan terletak pada kemampuan game ini dalam mendukung mode multiplayer hingga 10 pemain serta editor level untuk membuat tantangan sesuai keinginan komunitas.
Konsep permainan ini tidak hanya menegangkan, namun juga memaksa pemain berpikir cepat, berkolaborasi, dan memperhatikan detail-detail kecil di setiap ruangan.
2. Prison Escape Simulator
Berbeda dari escape room teka-teki, Prison Escape Simulator membawa pemain masuk ke dalam situasi penjara yang lebih realistis. Pemain harus mencari terowongan, menghindari penjaga, dan merencanakan pelariannya dengan hati-hati. Unsur stealth, manajemen sumber daya, dan risiko tinggi membuat setiap keputusan kecil bisa menentukan kesuksesan atau kegagalan pemain dalam kabur.
Ketegangan konstan yang dirasakan pemain membuat mereka seolah-olah benar-benar berada di dalam situasi terkurung.
3. The Exit 8
Sementara itu, game The Exit 8 memberikan pendekatan berbeda. Pemain tidak terjebak di penjara atau ruangan tertutup, melainkan di lorong stasiun bawah tanah yang terus berulang tanpa akhir. Gameplay-nya menuntut pemain untuk mengidentifikasi “anomali” dalam lingkungan agar bisa keluar dari siklus tersebut. Kesalahan dalam pengambilan keputusan akan membuat pemain harus mengulang dari awal.
