Menurut Arthur Hayes, pendiri BitMEX, bitcoin diprediksi akan mencapai titik terendah di kisaran US$ 40.000 atau sekitar Rp 715,70 juta dalam enam bulan ke depan. Prediksi tersebut dibuat meski posisi inti tetap besar dan bersifat beli.
Prediksi Harga Bitcoin
Pada Selasa pekan ini, harga bitcoin diperdagangkan sekitar US$ 62.278 atau sekitar Rp 1,11 miliar. Meskipun harga bitcoin turun sekitar 3% dalam 24 jam terakhir, tetap terkunci dalam kisaran yang telah dipertahankan selama beberapa minggu.
Pergerakan harga bitcoin menuju target Hayes, akan mengalami penurunan 35% di bawah harga saat ini. Hayes mengungkapkan prediksinya saat wawancara dengan konten kreator EllioTrades pada 12 Juni. Meskipun demikian, ia tetap memegang posisi beli dalam jangka panjang.
Hayes menyatakan bahwa target US$ 40.000 menjadi penanda penurunan tajam, namun demikian, ia tetap bersedia untuk melindungi risiko dalam beberapa bulan ke depan. Meskipun demikian, ia tetap optimis dengan posisinya dan siap menerima hasil apapun yang terjadi.
Aksi Beli oleh MicroStrategy
Pada awal pekan ini, bitcoin mengalami pulihan setelah MicroStrategy melakukan pembelian kembali, membantu bitcoin mencapai harga US$ 65.000 atau sekitar Rp 1,16 miliar. MicroStrategy berhasil menambahkan 520 BTC ke portofolio mereka, meningkatkan cadangan kas menjadi US$ 1,4 miliar.
Analis di QCP menyatakan bahwa pembelian tersebut kemungkinan dilakukan melalui program saham at-the-market yang bersifat dilutif. Namun, investor tetap nyaman dengan pemulihan likuiditas, dan saham preferen STRC perusahaan juga pulih.
Dalam situasi saat ini, para analis meyakini bahwa bitcoin membutuhkan beberapa katalis positif untuk keluar dari kisaran harga saat ini. Investor tetap memantau perkembangan selanjutnya dengan cermat.
