BitGo PHK 15 Karyawan, Fokus Pengembangan AI dan Stablecoin
BitGo, perusahaan teknologi aset digital yang baru-baru ini meluncurkan penawaran umum perdana saham, mengumumkan pemangkasan karyawan. Mike Belshe, CEO BitGo, menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari restrukturisasi satu kali dan tidak menandakan adanya rencana PHK massal.
Proses Reorganisasi
Belshe juga mengajak seluruh karyawan yang tersisa untuk saling mendukung selama proses reorganisasi perusahaan. Meski mengurangi jumlah karyawan, BitGo tetap membuka sejumlah lowongan pekerjaan di berbagai divisi, menunjukkan bahwa perusahaan masih aktif dalam merekrut talenta baru.
Pada Januari 2026, BitGo sukses melantai di bursa saham dengan menetapkan harga IPO sebesar US$ 18 per saham. Dari IPO tersebut, perusahaan berhasil mengumpulkan dana sekitar US$ 212,8 juta, dengan valuasi mencapai lebih dari US$ 2 miliar.
Ekspansi dan Fokus Kedepan
Meskipun melakukan efisiensi dalam jumlah karyawan, BitGo tetap berkomitmen pada ekspansi bisnisnya. Perusahaan masih membuka 51 lowongan pekerjaan di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Kanada, India, Singapura, Dubai, Brasil, dan Inggris, untuk posisi-posisi penting seperti teknik, kepatuhan, pemasaran, penjualan, keamanan siber, dan audit internal.
BitGo saat ini memfokuskan upayanya pada pengembangan keamanan aset digital, layanan perdagangan, stablecoin, sistem penyelesaian transaksi, dan teknologi kecerdasan buatan. Hal ini menjadi bagian dari transformasi bisnis perusahaan di tengah dinamika industri aset kripto yang terus berkembang.
