Mata YTR Terpaksa Diangkat Akibat Infeksi, Ayah Korban: Saya Dendam!
Pernyataan tajam dari pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea menyoroti kasus dugaan penyikapan dan penganiayaan terhadap YTR di Bandung yang belum dikategorikan sebagai penyiksaan oleh Komnas Perempuan. Hotman Paris mengekspresikan kekecewaannya melalui sebuah video, yang memicu reaksi keras terhadap penilaian tersebut.
Hotman Paris mempertanyakan dasar penilaian Komnas Perempuan yang tidak menganggap kasus YTR sebagai penyiksaan meskipun korban mengalami luka berat akibat dugaan kekerasan selama bertahun-tahun. Menyoroti berbagai luka yang diderita korban, Hotman mengkritik pandangan bahwa penderitaan yang dialami YTR tidak bisa disebut sebagai penganiayaan biasa.
Bagaimana Hasil Tes Kejiwaan Taufik Hidayat? Polisi Bongkar Sifat Asli Pelaku Penyekapan YTR di Bandung
Hotman Paris dengan tajam menegaskan bahwa Komnas Perempuan seharusnya berada di garis depan untuk melindungi perempuan yang menjadi korban kekerasan. Alih-alih memunculkan perdebatan tentang istilah hukum, Hotman menegaskan perlunya memberikan perlindungan kepada korban yang tengah dalam proses pemulihan.
Selain mengkritik, Hotman Paris juga meminta agar DPR segera memanggil pihak Komnas Perempuan untuk memberikan penjelasan terkait pernyataan kontroversial tersebut. Bahkan, ia menyampaikan permintaan kepada Presiden untuk mengevaluasi pejabat yang dianggap tidak menjalankan tugasnya dengan baik.
Hotman menekankan bahwa sebagai lembaga yang dibiayai dari uang rakyat, Komnas Perempuan seharusnya benar-benar bekerja untuk kepentingan masyarakat. Selain itu, ia juga meminta agar pejabat yang dianggap tidak pantas dalam menjalankan tugasnya untuk segera dipecat demi menjaga integritas lembaga tersebut di mata publik.
