Koreksi Kripto Pekan Ini: Dogecoin dan HYPE Menyusut Tajam
Belakangan ini, terjadi penurunan signifikan pada harga beberapa kripto populer, terutama Dogecoin dan HYPE milik Hyperliquid. Kedua kripto tersebut mengalami penurunan hampir 10% dalam satu pekan terakhir. Penurunan ini terjadi seiring dengan arus dana yang lebih banyak dialihkan ke saham yang terkait dengan booming teknologi kecerdasan buatan (AI), sementara token kripto utama dihindari.
Dogecoin dan HYPE Merosot
Melansir dari Coindesk, Dogecoin turun sebesar 9,6% selama tujuh hari terakhir, menyentuh angka sekitar US$ 0,076, sementara HYPE merosot 9,9%, menjadi salah satu penurunan paling tajam di antara token utama lainnya.
Kondisi Kripto Lainnya
Selain Dogecoin dan HYPE, kripto lainnya juga mengalami penurunan harga. Ether misalnya, mengalami penurunan sebesar 8,4% menjadi US$ 1.581, sementara XRP tergelincir 7,8% menjadi US$ 1,06. Di sisi lain, solana dan tron masih bertahan dengan harga masing-masing sekitar US$ 72 dan US$ 0,32.
Bitcoin, sebagai salah satu token kripto utama, juga turun sebanyak 5,3% menjadi US$ 60.345 atau sekitar Rp 1,07 miliar. Meskipun sempat menyentuh angka US$ 58.000 pada Jumat lalu, namun bitcoin berhasil pulih kembali ke kisaran US$ 60.000.
Chief Market Analyst FxPro, Alex Kuptsikevich, menjelaskan bahwa pola penurunan bitcoin belakangan ini menyerupai likuidasi posisi margin selama tren penurunan, namun diikuti dengan pembelian kuat selama pemulihan harga. Hal ini mengindikasikan adanya tekanan jual bersifat periodik oleh para pedagang yang menggunakan leverage.
Sentimen di Pasar Saham
Sementara kripto mengalami penurunan, di pasar saham Wall Street terjadi pergeseran fokus dari produsen chip ke perusahaan lain yang terkait dengan pertumbuhan yang stabil. Meskipun terjadi sedikit perubahan pada indeks S&P 500, penurunan harga minyak membantu meningkatkan sentimen pasar. Saham semikonduktor kembali turun setelah mengalami kenaikan, meskipun masih mencatat kuartal terbaik sepanjang masa.
