Kenapa Ibu Hamil Sulit Tahan Kencing? Ini Penyebabnya
Sebagian perempuan saat hamil sering mengalami keluhan ingin buang air kecil dan sulit menahan kencing. Keluhan ini dapat membuat ibu hamil merasa tidak nyaman dalam beraktivitas sehari-hari. Bahkan, dalam beberapa situasi, kebocoran urine secara tidak sengaja bisa terjadi.
Perubahan Selama Kehamilan Mempengaruhi
Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai perubahan yang terjadi di dalam tubuh selama masa kehamilan. Mulai dari faktor fisik hingga perubahan hormon, semuanya dapat berperan dalam meningkatnya frekuensi berkemih dan menurunnya kemampuan menahan kencing.
Penyebab Pada Ibu Hamil
Dokter Spesialis Urologi Subspesialis Perempuan, Fungsional dan Neurologi, Prof. Dr. dr. Harrina E. Rahardjo, menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama sulit menahan kencing pada ibu hamil adalah tekanan pada kandung kemih akibat kondisi kehamilan. Posisi rahim yang berada di belakang kandung kemih membuat organ tersebut tertekan seiring membesarnya janin.
“Rahim letaknya berada di belakang kandung kemih jadi dengan makin besar bisa menekan kandung kemih. Sehingga kandung kemihnya juga lebih sensitif karena tertekan dari belakang,” ungkap Prof. Harrina.
Gangguan Kandung Kemih dan Solusinya
Gangguan kandung kemih dan dasar panggul sering kali tidak terdiagnosis dengan baik. Data menunjukkan bahwa 1 dari 8 perempuan mengalami gangguan kemih, mulai dari inkontinensia urin hingga gangguan fungsi dasar panggul. Teknologi Video Urodynamic Studies (VUDS) hadir sebagai solusi diagnostik canggih untuk mengevaluasi fungsi kandung kemih secara detail.
VUDS memungkinkan dokter untuk mengidentifikasi penyebab gangguan berkemih lebih akurat agar terapi yang tepat dapat direkomendasikan. Perlu diingat bahwa masalah sulit menahan kencing selama kehamilan perlu diperhatikan dengan serius untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.
Sumber: VIVA
