Pierre Roland: Dari Aktor Sinetron Legendaris Menjadi Pendeta di Makau
Pada era 1990-an hingga awal 2000-an, nama Pierre Roland telah menjadi sorotan di televisi Indonesia. Kehadirannya dalam berbagai judul sinetron, terutama setelah membintangi sinetron legendaris Gerhana, membuatnya begitu dikenal di Tanah Air.
Perubahan Drastis dalam Hidup Pierre Roland
Namun, seiring berjalannya waktu, Pierre Roland menghilang dari industri hiburan Tanah Air. Pria yang dulunya kerap mengisi layar kaca dengan aktingnya kini telah menetap di Makau bersama keluarganya. Pierre memilih mengabdikan diri sebagai seorang pendeta setelah meninggalkan dunia hiburan Indonesia.
Pierre Roland Christy, begitu ia disapa, bersama istri dan keluarganya merintis kehidupan baru di Makau. Meskipun menjauh dari jangkauan media, aktivitasnya masih dapat diikuti melalui media sosial pribadinya.
Kisah Keluarga Pierre Roland di Makau
Putera Pierre, Olivier DeAngelo Christy, baru-baru ini menyelesaikan pendidikan di Macau Anglican College (MAC). Kabar kelulusan Olivier dibagikan oleh istrinya, Bonita Adela, melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, terlihat kebahagiaan keluarga Pierre yang kini menjalani kehidupan sederhana di Makau. Mereka sudah menjalani kehidupan yang jauh dari sorotan hiburan Indonesia.
Panggilan Hidup Baru sebagai Pendeta
Perubahan terbesar dalam hidup Pierre Roland bukan hanya soal tempat tinggal, tetapi juga panggilan hidupnya. Dari seorang aktor yang populer di Indonesia, kini Pierre aktif sebagai seorang pendeta di Makau.
Pierre mengakui bahwa keputusannya untuk menjadi pendeta bukanlah impian yang sudah direncanakan sejak awal. Baginya, itu adalah sebuah panggilan yang ia dan sang istri rasakan. Mereka merasa terhormat bisa melayani banyak orang, baik secara spiritual maupun melalui aspek mental, kesehatan, dan kehidupan sehari-hari.
