Bybit Batasi Akses Layanan di Eropa: Apa yang Terjadi?
Pada tanggal 29 Juni 2026, Bybit mengumumkan keputusan untuk mengurangi jejaknya di Eropa dengan membatasi akses ke layanan tertentu bagi warga di European Economic Area (EEA). Langkah ini diambil sebagai respons terhadap perubahan regulasi yang sedang berlangsung, termasuk Regulasi Pasar Aset Kripto (MiCA) Uni Eropa yang akan mulai berlaku penuh pada 1 Juli 2026.
Pembatasan dan Pengaruhnya Bagi Pengguna EEA
Pembatasan yang diberlakukan oleh Bybit saat ini mencakup 29 negara EEA, termasuk Uni Eropa, Islandia, Liechtenstein, dan Norwegia. Pengguna yang terdampak akan diberitahu terlebih dahulu dan diberikan waktu untuk mengelola posisi mereka. Meskipun akses ke sebagian layanan dibatasi, pengguna tetap dapat mengakses aset yang disimpan di akun mereka.
Eksepsi untuk pembatasan ini adalah Malta, karena lisensi Uni Eropa yang dimiliki oleh Bybit tidak berlaku di negara tersebut. Namun, bukan berarti Bybit sepenuhnya menarik diri dari Eropa. Mereka berencana untuk memperluas operasi mereka dengan memperoleh lisensi tambahan di Austria untuk dapat terus menawarkan produk mereka secara luas di wilayah tersebut.
Bybit juga memiliki entitas terpisah yang diotorisasi oleh MiCA Uni Eropa dengan nama Bybit EU. Entitas ini berfungsi sebagai platform Eropa yang teregulasi dan pengguna EEA akan dialihkan ke sana untuk melanjutkan transaksi mereka. Sehingga, langkah ini lebih mencerminkan restrukturisasi ketimbang penarikan diri dari pasar kripto di Eropa.
