<!– wp:paragraph –>
Investor Indonesia semakin tertarik dengan tokenisasi saham AI meskipun pasar kripto stagnan. Menurut Bittime, kepemilikan Tokenized US Stocks melonjak 106% hanya dalam 48 jam setelah fitur flexible staking diluncurkan. Mayoritas dana baru dialokasikan untuk tokenized saham Nvidia, Meta, dan Microsoft, menunjukkan minat yang besar.
<!– /wp:paragraph –>
<!– wp:paragraph –>
Sementara itu, minat terhadap tokenized saham Apple, Google, Tesla, dan Amazon relatif stabil. Sebagian besar pemegang aset juga menggunakan fitur Earn untuk mendapatkan potensi reward hingga 7%. Ryan mengatakan perubahan perilaku investor Indonesia mengarah pada fokus pada sektor-sektor dengan prospek pertumbuhan jangka panjang.
<!– /wp:paragraph –>
<!– wp:heading –>
Investor Indonesia Berfokus pada Saham AI
<!– /wp:heading –>
<!– wp:paragraph –>
Ryan menyebut minat tinggi terhadap saham AI menandakan bahwa investor Indonesia mulai berinvestasi berdasarkan tema pertumbuhan global. Dengan tokenisasi aset, akses ke peluang investasi global menjadi lebih mudah, efisien, dan inklusif. Hal ini menunjukkan perkembangan positif di pasar keuangan digital Indonesia.
<!– /wp:paragraph –>
<!– wp:paragraph –>
Bittime juga menilai peningkatan minat ini sejalan dengan jumlah konsumen aset keuangan digital dan kripto yang terus bertambah di Indonesia. Data OJK mencatat bahwa jumlahnya telah mencapai 22,4 juta orang, menunjukkan adopsi yang semakin luas di tengah masyarakat.
<!– /wp:paragraph –>





