India dan Pelarangan Aset Kripto: Kondisi Abu-abu Industri Kripto di Negeri Bharat
Meski mendorong pelarangan aset kripto, India belum secara resmi melarang perdagangan kripto. Namun, dunia kripto di India masih berada di wilayah abu-abu dalam hal regulasi.
Bank India Menghindari Aset Kripto
Beberapa bank besar di India telah mulai menghindari keterlibatan langsung dengan aset kripto setelah menerima peringatan dari RBI. Meskipun belum ada larangan eksplisit terkait transaksi aset digital, langkah bank-bank ini menggambarkan kekhawatiran terhadap ketidakpastian regulasi di India.
Kekhawatiran Otoritas Pajak
Otoritas pajak India juga menyuarakan kekhawatiran terkait sulitnya melacak transaksi kripto. Hal ini terutama terjadi pada transaksi yang dilakukan melalui bursa kripto luar negeri, perdagangan peer-to-peer dengan rupee, dan dompet kripto pribadi.
Departemen pajak India mengungkapkan bahwa kurang dari seperempat dari 645.000 individu yang melakukan transaksi kripto sepanjang tahun lalu melaporkan aktivitas tersebut dalam surat pemberitahuan pajak mereka. Angka ini menunjukkan tingkat kepatuhan pajak yang rendah dalam transaksi kripto.
Saat ini, India memberlakukan pajak sebesar 30% atas keuntungan investasi kripto. Namun, tantangan masih ada dalam hal kepatuhan wajib pajak akibat penggunaan platform asing, perbedaan valuasi aset, dan kepemilikan aset digital yang belum jelas.





