Mengapa Autoimun Lebih Berdampak pada Wanita? Simak Jawabannya!

by -50 Views


Penyakit Autoimun: Mengapa Lebih Banyak Menyerang Perempuan?

VIVA – Dalam beberapa tahun terakhir, penyakit autoimun telah menjadi perhatian utama dalam masalah kesehatan. Sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh malah menyerang sel dan jaringan tubuh sendiri.

Vaksin Tidak Hanya untuk Anak, Imunisasi Penting untuk Orang Dewasa

Kondisi ini dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan pada berbagai organ, mulai dari kulit, sendi, kelenjar tiroid, hingga organ dalam.

Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita penyakit autoimun adalah perempuan. Sekitar 80 persen kasus autoimun terjadi pada perempuan.

Penyebab Perempuan Rentan Terkena Autoimun

Sejumlah penelitian telah mengungkap mengapa perempuan lebih cenderung mengalami penyakit autoimun daripada laki-laki. Berikut beberapa penjelasannya:

  1. Sistem Imun Perempuan Lebih Aktif
    Sistem kekebalan tubuh perempuan bekerja lebih aktif daripada laki-laki. Respons imun yang lebih kuat membuat tubuh perempuan lebih efektif dalam melawan infeksi jika dibandingkan dengan laki-laki.
  2. Hormon Estrogen Peran
    Hormon estrogen dapat memengaruhi aktivitas sel dalam sistem kekebalan tubuh. Perubahan kadar hormon estrogen selama pubertas, kehamilan, dan menopause diduga memiliki peran dalam munculnya gejala autoimun.
  3. Perempuan Memiliki Dua Kromosom X
    Perempuan memiliki dua kromosom X, sedangkan laki-laki hanya memiliki satu. Para ilmuwan menduga bahwa perbedaan genetik ini dapat memengaruhi risiko autoimun pada perempuan.

Penelitian terbaru memperlihatkan bahwa molekul RNA bernama Xist, yang berperan dalam menonaktifkan satu kromosom X pada perempuan, dapat berkontribusi dalam memicu reaksi autoimun.


Source link