Kebiasaan Minum Air Dingin Saat Haus: Mitos atau Fakta?

by -42 Views

Kenapa Minum Air Dingin Tidak Sebaiknya Dilakukan Setelah Makan?

Sensasi segar minum air es memang menarik, terutama saat cuaca panas atau setelah beraktivitas di luar ruangan. Namun, kebiasaan ini sebenarnya tidak baik untuk kesehatan tubuh, terutama ketika dilakukan langsung setelah makan.

Penjelasan Dokter Zaidul Akbar

Menurut pendapat dr. Zaidul Akbar, seorang praktisi kesehatan dan juga seorang pendakwah, ginjal merupakan organ yang paling dirugikan oleh kebiasaan minum air es setelah makan. dr. Zaidul Akbar memperingatkan masyarakat agar tidak membuat kebiasaan ini menjadi rutinitas sehari-hari.

Peningkatan konsumsi air es secara berkelanjutan dapat mengakibatkan penurunan fungsi ginjal karena organ tersebut perlahan-lahan tergerus. dr. Zaidul Akbar sangat menyarankan untuk tidak minum air dingin, terutama saat makan. Ia menegaskan bahwa minum air sebelum atau setelah makan lebih baik dilakukan dengan selang waktu sekitar 15-30 menit.

Manfaat dan Dampak Minum Air Dingin

Menjaga jarak waktu antara minum dan makan dapat membantu pencernaan tubuh. Sebelum makan, meningkatkan asupan cairan dapat membantu mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi, terutama karena air tidak mengandung kalori. Selain itu, air hangat atau suhu normal jauh lebih baik untuk kesehatan tubuh daripada air dingin.

Dengan cara ini, sistem pencernaan bisa bekerja lebih efisien karena tidak diberi beban berlebihan. Pola ini juga bermanfaat bagi mereka yang sedang menjalani program diet untuk mengontrol berat badan. Jadi, penting untuk diperhatikan kapan dan bagaimana kita mengonsumsi air minum agar tetap menjaga kesehatan tubuh dan fungsi organ-organ vital seperti ginjal.

Source link