Harga Aset Kripto Bergerak di Zona Merah
Perdagangan aset kripto dalam 24 jam terakhir menunjukkan pergerakan di zona merah. Sebanyak 15 aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar mengalami pelemahan, dengan penurunan besaran yang bervariasi.
Bitcoin dan Ethereum Masih Mendominasi
Bitcoin (BTC) tetap menjadi aset digital dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia, diikuti oleh Ethereum (ETH). Meskipun begitu, harga keduanya mengalami penurunan. Bitcoin turun 2,98% ke level US$ 61.931,93 dengan kapitalisasi pasar sekitar US$ 1,24 triliun, sementara Ethereum melemah 2,53% menjadi US$ 1.757,75 dengan kapitalisasi pasar sekitar US$ 212,04 miliar.
Stablecoin Masih Berada di Level Dekat 1 USD
Di sisi lain, stablecoin seperti Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) tetap diperdagangkan mendekati level US$ 1 meski mengalami koreksi tipis. Tether (USDT) relatif stabil di US$ 0,9986, turun 0,10% dengan kapitalisasi pasar sekitar US$ 184,06 miliar. Sedangkan USD Coin (USDC) diperdagangkan di US$ 0,9998, turun 0,02% dengan kapitalisasi pasar sekitar US$ 73,03 miliar.
Di samping itu, BNB juga mengalami penurunan sebesar 1,47% menjadi US$ 564,83. Token asli dari ekosistem Binance ini masih bertahan di jajaran lima besar aset kripto global dengan kapitalisasi pasar sekitar US$ 76,11 miliar.
Demikianlah gambaran mengenai pergerakan harga aset kripto utama dalam 24 jam terakhir. Pasar kripto terus mengalami fluktuasi yang perlu dipantau secara cermat oleh para pelaku pasar maupun pengamat industri kripto.





