JPMorgan Soroti Aktivitas Perdagangan Bitcoin: Derivatif dan ETF
Selain mencermati kondisi keuangan Strategy, JPMorgan juga menyoroti aktivitas perdagangan Bitcoin di pasar derivatif. Analis mencatat arus dana pada Exchange Traded Fund (ETF) Bitcoin spot masih berfluktuasi dalam beberapa pekan terakhir. Setelah sempat mencatat arus masuk dana, ETF tersebut kembali mengalami arus keluar sehingga membebani pasar selama Juni.
Aktivitas di Pasar Kontrak Berjangka Bitcoin
Bagaimanapun, kondisi berbeda terlihat pada pasar kontrak berjangka Bitcoin. JPMorgan menilai aktivitas di Chicago Mercantile Exchange (CME) maupun kontrak perpetual menunjukkan peningkatan permintaan yang lebih banyak berasal dari investor institusi. Menurut JPMorgan, kondisi tersebut cukup menggembirakan karena terjadi di saat ETF Bitcoin spot justru mengalami arus keluar dana.
Indikasi Adanya Akumulasi Bitcoin Secara Bertahap
Analis menilai pergerakan di pasar futures umumnya lebih mencerminkan strategi investasi jangka panjang investor institusi dibandingkan sentimen jangka pendek investor ritel. Karena itu, peningkatan aktivitas tersebut dianggap sebagai indikasi adanya akumulasi Bitcoin secara bertahap oleh pelaku pasar berskala besar.
Meski demikian, JPMorgan mengakui masih sulit memastikan apakah peningkatan cadangan kas Strategy benar-benar telah mengubah sentimen investor Bitcoin secara keseluruhan.





