SBI Holdings Terus Berinovasi di Sektor Aset Digital
SBI Holdings, perusahaan finansial asal Jepang, terus memperluas jangkauan bisnisnya di dunia aset digital. Selain melakukan akuisisi, SBI juga gencar mengembangkan inovasi-inovasi baru yang mendukung perkembangan sektor tersebut.
Sistem Tokenisasi Saham Jepang
Minggu ini, SBI menjalin kemitraan dengan Ondo Finance untuk menghadirkan saham-saham Jepang dalam bentuk token digital, yang dikenal dengan sebutan tokenized stocks. Kerja sama ini tidak hanya mempermudah akses investor terhadap saham-saham Jepang, tetapi juga mengintegrasikan stablecoin JPYSC sebagai alat penyelesaian transaksi dan agunan.
Blockchain Layer-1 Strium
Pada Februari 2026, SBI bersama Startale Group merilis blockchain Layer-1 yang diberi nama Strium. Blockchain ini dikhususkan untuk mendukung perdagangan surat berharga yang ditokenisasi dan aset dunia nyata. Dengan layanan yang beroperasi 24 jam sehari, Strium juga memungkinkan penyelesaian transaksi saham digital dan menyediakan berbagai layanan keuangan bagi investor institusi.
Dengan langkah-langkah tersebut, SBI tidak hanya berkomitmen untuk memperluas ekosistem aset digital di Jepang, tetapi juga di pasar internasional, termasuk di kawasan Asia Tenggara yang dipandang memiliki potensi pertumbuhan industri kripto yang signifikan.





